Arsip & Identitas

Jejak Langkah
Mantang Besar

Terdengar dulu sebuah pulau yang disebut pulau Mantang, hiduplah sekelompok masyarakat rukun dan damai meskipun penduduknya tidak ramai.

Kurang lebih pada tahun 1940, terdapat kehidupan empat kampung, yang terdiri dari Kampong Kayu Arang, Kampong Riau, Kampong Mantang, dan Kampong Baru. Keempat kampung ini dipimpin oleh Kepala Kampung yang dulu disebut Hakim dan Bathin, dengan posisi Hakim berada di atas Bathin yang kala itu berpusat di Kampong Arang.

Di antara keempat kampung tersebut, Kampong Mantang adalah yang paling besar. Waktu pun terus berjalan membawa perubahan; sebutan Bathin berubah menjadi Penghulu, dan Kampong Mantang berubah namanya menjadi Desa Mantang Besar. Pemimpin kampung pun kemudian diubah menjadi Kepala Desa. Sejak saat itu, administrasi desa semakin rapi dan pola pikir masyarakat menjadi lebih maju.

Saat ini, wilayah berpenghuni di Desa Mantang Besar mencakup Selat Limau, Tanjung Mamboi, Pulau Sirai, Telang Kecil, dan Telang Besar. Sementara wilayah yang tidak berpenghuni meliputi Pulau Rusa Besar, Pulau Rusa Kecil, dan Pulau Siolong.

[ Foto Sejarah / Peta Lama ]

Visi

"Mengoptimalkan pelayanan masyarakat di segala bidang dan terukur."

Misi

  • Mengembangkan ekonomi masyarakat.
  • Meningkatkan pelayanan masyarakat.
  • Meningkatkan kesejahteraan pendidikan.
  • Mendalami pengetahuan agama.
  • Meningkatkan sarana prasarana yang ada di wilayah Desa Mantang Besar.

Jejak Kepemimpinan

Dari masa kepemimpinan Bathin hingga Kepala Desa modern.

1940-1950

Bathin Syam

Bathin

1950-1965

Bathin Daud

Bathin

1965-1985

Kamarudin Latif

Pjs. Penghulu

1985-1988

Ahmad Tolo

Penghulu

1988-1992

Syahril

Kepala Desa

1992-1995

Agus Salim

Kepala Desa

1995-2009

Ma'at MS

Kepala Desa

2009-2015

Saipul

Kepala Desa

2015-2016

Alam Syah, S.Sos

Pj. Kepala Desa

2016-2022

Saipul

Kepala Desa

2022-2022

Syah Reza Akbar, S.IP

Pj. Kepala Desa

2022 - Skg

Mansur Solor

Kepala Desa Terpilih